Minggu, 23 Juni 2013

Wallpaper, Material Dekorasi Dinding Ruang

Wallpaper, Material Dekorasi Dinding Ruang

Wallpaper
The traditional hand-blocking technique
 in France in 1877, by Wikipedia
Wallpaper merupakan salah satu bahan/material yang digunakan sebagai elemen dekorasi dinding ruang  pada bangunan-bangunan rumah tinggal maupun bangunan-bangunan public atau komersial. Umumnya bahan wallpaper berbentuk lembaran-lembaran yang digulung dalam bentuk roll, teknik pemasangan wallpaper dilakukan dengan merekatkannya di dinding dengan menggunakan semacam adhesive.

Banyak pendapat mengenai asalmuasal wallpaper digunakan sebagai dekorasi dinding ruang. Tapi sebenarnya ide manusia menghias atau menggambar pada dinding-dinding tempat tinggalnya bisa dikatakan sudah ada sejak manusia masih tinggal dan menetap di gua-gua, dalam hal ini manusia pada saat itu menggambar berbagai peristiwa, berbagai obyek sesuai yang mereka tangkap secara visual, mereka menuangkannya pada dinding-dinding bebatuan ataupun pohon-pohon disekitar tempat tinggal mereka, namun mungkin belum bertujuan sebagai dekorasi dinding ruang, tapi masih sebatas penyampaian sebuah peristiwa atau sebuah keyakinan/kepercayaan pada masa itu.


Material Wallpaper
Hand-painted Chinese wallpaper
by Wikipedia
Diperkirakan pada masa sekitar 200SM, wallpaper sudah dikenal di China, pada masa itu China sudah menciptakan kertas, dan sudah menggunakannya sebagai hiasan-hiasan pada dinding panel mereka, umumnya karya-arya mereka dalam bentuk lukisan tangan yang sangat baik, dan sangat mahal, dan masih dapat kita temui hingga sekarang, salah satunya di Nymphenburg Palace, sebuah Kastil bergaya Baroque di Munich, Bavaria Jerman.

Di Eropa, keberadaan wallpaper mulai dikenal di sekitar abad pertengahan, dan menjadi populer di kalangan bangsawan, sejalan dengan pertumbuhan sosial dan teknologi di Eropa pada periode Renaissance. Umumnya pada masa itu yang populer adalah wallpaper dengan teknik printmarking ( teknik cetak di atas kertas ) merupakan pengaruh dari seni Ukiyo-e dari Jepang,  tapestry ( salah satu bentuk seni / kerajunan kain ) yang banyak digantung sebagai dekorasi dinding ruang di rumah-rumah kalangan elit di Eropa.

Bentuk-bentuk wallpaper seperti yang kita kenal saat ini, mulai muncul ketika Louis XI dari Perancis memerintahkan atau memeasn 50 gulungan wallpaper yang dilukis oleh Jean Bourdichon tahun 1481 untuk dekorasi dinding ruang di kastilnya, sedangkan wallpaper dengan menggunakan repeated pattern atau motif-motif berulang mulai muncul di sekitar awal abad 17, dirancang oleh Jean-Michel Papillon, seorang desainer asal Perancis.
Wallpaper Dinding
“Sauvages de la mer du Pacfique”

Menjelang akhir abad-18, menjadi mode dan fashion di Inggris dan Perancis, dengan bentuk-bentuk panorama yang berukuran besar, salah satunya adalah “Sauvages de la mer du Pacfique”, dirancang oleh seniman asal Perancis Jean-Gabriel Charvet. Wallpaper ini masih tersimpan di Ham House, Peabody Massachusetts, Amerika, dan merupakan dekorasi dinding ruang dalam bentuk wallpaper bertema panorama yang terbesar hingga kini, wallpaper sudah menjadi salah satu elemen penting sebagai  dekorasi dinding ruang dan banyak digunakan di perumahan, apartemen,  perkantoran, bahkan ruang-ruang komersial seperti restoran, cafĂ©, dan toko-toko di pusat-pusat perbelanjaan.

Tulisan dan gambar dari berbagai sumber :  totalwallcovering.com
                                                                     wikipedia.org/wiki/Wallpaper#18th_century