Rabu, 04 September 2013

Desain Bangunan Rumah Tinggal Urban

House in Hiyoshi, Simplisitas Desain Bangunan Rumah Tinggal Urban.



simplisitas-desain-bangunan-rumah-tinggal-urban
Simplisitas Desain bangunan rumah tinggal urban ini tercermin dari arsitektur bangunannya yang sederhana, berbentuk segi empat, hingga ruang-ruang berikut fasilitas yang berada di dalamnya. Pada arsitektur bangunannya,  Tidak ada penekanan tertentu pada masing-masing sisinya, kecuali sebuah jendela besar yang menghadap taman di sisi utara bangunan, bahkan pada bagian tampak, elemen pintu masuk utama-pun didesain tanpa adanya elemen-elemen yang biasanya muncul untuk mempertegas atau memperkuat karakter fasada bangunan. Letaknya yang berada di persimpangan jalan, serta bentuk persegi empat yang berbeda dengan bangunan rumah tinggal di sekitarnya, menjadikan bangunan rumah ini terlihat kontras.


simplisitas-desain-bangunan-rumah-tinggal-urban
House in Hiyoshi, sebutan populer bagi bangunan rumah tinggal urban ini berdiri di atas lahan sempit seluas 104.13 m2 di Kanagawa-Yokohama, Jepang. Didesain oleh tim perencana dari EANA Firm, Kohei Iwasaki dan Tota Abe. Keseluruhan total luas lantai bangunan ini seluas 91.10 m2, terdiri dari tiga lantai, dimana ruang-ruang private, seperti ruang tidur utama, kamar mandi, ruang cuci, dan ruang penyimpanan terletak di lantai dasar bangunan. Permainan perbedaan level lantai dan ceiling, serta penempatan di lantai dasar untuk area private yang memang lebih membutuhkan batas-batas masif ( dinding ), dan ruang makan, dapur berikut ruang keluarga atau ruang duduk di lantai satu yang lebih bersifat open plan menjadikan pengembangan kebutuhan ruang secara vertikal di kemudian hari menjadi lebih mudah. 

simplisitas-desain-bangunan-rumah-tinggal-urban
Ruang makan, dapur dan ruang duduk di lantai satu pada desain bangunanrumah tinggal urban ini, menjadi area terbuka ( tanpa penyekat dinding )yang lebar, sang arsitekpun memanfaatkan ini sebagai area dimana volume cahaya alami pada siang hari dapat dimaksimalkan masuk ke dalam bangunan melalui sebuah jendela besar di sisi utara, dan jendela di area roof garden di sisi utara. Lubang-lubang berbentuk kotak di dalam ruang-pun di buat di beberapa tempat seperti di area tangga, sehingga cahaya alami dapat dioptimalkan ke sebagian besar area dalam bangunan rumah ini.

Interior dari desain bangunan rumah tinggal urban ini terlhat sangat sederhana dan bersahaja, nuansa warna putih mendominasi seluruh ruang, kehadiran lantai parket menjadikan ruang-ruang dalam bangunan rumah ini tampil lebih warm dan natural, terlebih keberadaan jendela yang besar di sisi selatan yang berfungsi mereduksi batas-batas masif bangunan terhadap alam di sekitarnya sehingga scene atau panorama alam yang dinikmati penghuni lebih terasa menyatu kedalam ruang. Terlebih pada malam hari, kala semburat cahaya malam yang kebiru-biruan berbaur dengan dengan cahaya dalam rumah yang temaram menghadirkan suasana relaks dan cozy yang  sangat menyenangkan.
simplisitas-desain-bangunan-rumah-tinggal-urban
simplisitas-desain-bangunan-rumah-tinggal-urban
simplisitas-desain-bangunan-rumah-tinggal-urban
simplisitas-desain-bangunan-rumah-tinggal-urban
simplisitas-desain-bangunan-rumah-tinggal-urban
simplisitas-desain-bangunan-rumah-tinggal-urban
simplisitas-desain-bangunan-rumah-tinggal-urban

simplisitas-desain-bangunan-rumah-tinggal-urban
simplisitas-desain-bangunan-rumah-tinggal-urban