Tampilkan postingan dengan label Ruang apartemen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ruang apartemen. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Juni 2013

Desain Rumah Kos Bertema Galeri

Desain Rumah Kos Bertema Galeri

Desain Fasade
Berbagai ragam bentuk dan desain rumah kos semakin marak hadir di banyak kota besar di tanah air, sejalan dengan makin berkembangnya kebutuhan akan rumah kos itu sendiri, terutama bagi mereka, para pekerja yang masih hidup sendiri, maupun bagi pasangan-pasangan muda yang sudah berumah tangga. Berbagai sarana tempat tinggal, dari rumah kontrakan, rumah petak hingga bangunan tempat tinggal bertingkat yang menyediakan ruang-ruang sewa berikut pelayanannya, dengan fasilitas dan harga sewa yang beragam, dari luasan lahan yang kecil sampai dengan yang berlahan luas/besar, dari yang hanya sekedar kamar hingga yang menyediakan fasilitas lengkap.

Desain rumah kospun berkembang dengan berbagai fasilitas guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi penghuninya. Berbagai tipe kamarpun ditawarkan, mulai dari kamar yang kecil untuk penghuni satu orang hingga kamar-kamar yang besar bagi pasangan suami-istri. Fasilitas dalam kamarpun, tak ubahnya sebuah hotel, lengkap dengan TV, kulkas, wifi, dan lain sebagainya.
Interior Rumah Kos

Dari segi fasilitas dan kebutuhan, sebenarnya desain rumah kos tidak berbeda jauh dengan sebuah hotel ataupun rumah tinggal biasa. Keberadaan ruang-ruang hunian tetap pada zona private, selanjutnya ruang makan, ruang duduk/santai, lobby, mini market ditempatkan pada zona public, kemudian dapur atau pantry, gudang, serta area pendukung lainnya pada zona servis.

Jumat, 21 Juni 2013

Menempatkan Warna Gelap dalam Ruang Apartemen

Menempatkan Warna Gelap dalam Ruang Apartemen

warna gelap
Menempatkan warna gelap seringkali dihindari penggunaannya sebagai pilihan warna untuk menghias elemen-elemen ruang maupun furniture, terutama penggunannya di dinding rumah, apalagi bagi mereka yang tinggal di rumah mungil, atau rumah-rumah yang memiliki luasan terbatas, maka warna-warna terang, seperti cream, beige, light grey, broken white, selalu menjadi pilihan atau solusi, karena warna-warna terang cenderung dianggap netral, dan aman dalam dipadu-padankan dengan warna-warna lain. Warna-warna terang dianggap dapat memberikan efek terhadap pandangan, untuk menjadikan batas-batas ruang semakin menjauh atau melebar, sehingga akan memberikan kesan lebih luas terhadap ruangan yang kecil.

Begitu pula sebaliknya dengan menempatkan warna gelap sebagai pilihan untuk menghias ruangan, Warna gelap, secara psikis memang seringkali dianggap dapat memberikan efek atau kesan mengurangi   batas-batas ruang secara fisik, memberikan efek pandang terhadap luasan ruangan yang akan terlihat seakan-akan semakin menyusut, menekan atau mengecil dari ukuran-ukuran yang sebenarnya, karena warna-warna gelap lebih mudah tertangkap oleh pandangan mata, oleh sebab itu komposisi warna gelap seringkali digunakan untuk memberikan efek mendekat atau mengecil terhadap ruang-ruang yang besar atau kosong. 

Lalu bagaimana menempatkan warna gelap dalam ruang apartemen? Sementara luas ruang-ruang di apartemen umumnya tidak terlalu besar, bahkan seringkali penggabungan dua atau tiga ruang seperti ruang duduk, ruang keluarga dan pantry menghasilkan besaran luas yang lebih kecil disbanding luasan ketiga ruangan tersebut bila dipisahkan, sehingga dalam penataan ruang dan pemilihan ruang, penghuni umumnya lebih memilih warna-warna terang atau netral, yang dapat memberikan kesan luas.